Di Antara Gemerlap Neon dan Papan PCB Bajakan ~ Tahun 1986 adalah tahun yang monumental bagi industri video game. Di tahun inilah The Legend of Zelda lahir, Metroid memperkenalkan genre baru, dan OutRun memukau pengunjung arcade dengan grafis super scaler -nya. Namun, di sudut gelap sebuah pusat dingdong (arcade center) yang penuh asap rokok, atau mungkin di pojok warung kelontong dengan mesin kabinet kayu yang catnya sudah mengelupas, terdapat sebuah permainan yang aneh. Sebuah permainan yang menampilkan makhluk bulat berwarna kuning, tikus tanah (mole) yang agresif, dan tingkat kesulitan yang bisa membuat pemain dewasa menangis.
Halo, ATGRIers! Siapkan dirimu untuk menyusuri lorong gelap dan misterius, lalu terpesona oleh sebuah fenomena alam yang seakan melampaui batas imajinasi. Di balik bisu dan gelapnya gua, di perbatasan antara dua negara Eropa, tersembunyi sebuah dunia yang nyaris tak terjamah — dan di sanalah penghuni tak terduga menguasai ruang yang luas, dalam jaringan sutra yang membentang menakjubkan. Inilah kisah besar namun tersembunyi tentang koloni laba-laba terbesar yang diketahui manusia, dan mengapa kita — ya, termasuk kamu — ATGRIers, perlu tahu dan merenung.